Pembukaan Amaliyatu Tadris Santri AMBS Pemalang, Menyiapkan Guru Terbaik Masa Depan

PemalangKampus AMBS (Al Manaar Boarding School) Pemalang kembali menyelenggarakan kegiatan Amaliyatu Tadris sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter santri. Kegiatan ini resmi dibuka pada hari yang penuh semangat dengan dihadiri oleh santri/santriwati kelas 2 dan 3 Tsanawiyah, santri program takhasus/intensive, serta seluruh ustadz dan ustadzah Kampus AMBS Pemalang.

Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme. Para santri tampak serius mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk kesiapan mereka dalam memasuki salah satu tahapan penting dalam pendidikan, yaitu praktik mengajar secara langsung.

Kegiatan Amaliyatu Tadris ini secara resmi dibuka oleh salah satu pengasuh Kampus AMBS Pemalang, Al Ustadz Sapta Oktiadi, S.E. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seorang guru dalam membentuk generasi masa depan.

“Menjadi seorang guru adalah tugas yang sangat mulia dan penting. Seorang guru bukan hanya sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi contoh dan teladan bagi peserta didiknya,” ungkap beliau di hadapan seluruh santri/santriwati

Lebih lanjut, beliau memberikan motivasi mendalam kepada para santri agar tidak hanya berorientasi menjadi guru yang “cukup baik”, melainkan berusaha menjadi yang terbaik dalam segala aspek. “Jangan hanya menjadi guru yang baik saja, tetapi jadilah guru yang terbaik. Guru yang mampu menginspirasi, membimbing, dan membentuk karakter anak didiknya,” tegasnya.

Amaliyatu Tadris sendiri merupakan program praktik mengajar yang dirancang untuk melatih kemampuan pedagogik, kepercayaan diri, serta keterampilan komunikasi santri dalam menyampaikan materi pelajaran. Dalam kegiatan ini, para santri akan berperan sebagai guru di hadapan teman-temannya, dengan bimbingan langsung dari para ustadz dan ustadzah.

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi santri dalam memahami metode pembelajaran yang efektif serta menanamkan nilai tanggung jawab sebagai seorang pendidik. Dengan adanya praktik ini, diharapkan para santri tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan menyampaikan ilmu dengan baik dan penuh hikmah.

Seluruh ustadz dan ustadzah Kampus AMBS Pemalang turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Mereka berperan aktif dalam membimbing, mengarahkan, serta memberikan evaluasi kepada para santri selama proses berlangsung.

Dengan diselenggarakannya Amaliyatu Tadris ini, Kampus AMBS Pemalang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam akhlak dan kepribadian.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi para santri dalam menapaki peran mereka di masa depan, baik sebagai guru, dai, maupun pemimpin umat yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Berita Lainnya