Tari Saman : Dorong Generasi Berprestasi Dari Pesantren

PEMALANG — Suasana Pendopo Kabupaten Pemalang pada Ahad pagi, 6 Desember 2025 dipenuhi semangat dan kekhidmatan dalam gelaran Tabligh Akbar Parade Muballighot dan Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang. Acara yang menghadirkan tokoh tokoh penting yakni Prof. Hj. Alimatul Qibtiyah, S.Ag., M.Si., M.A., Ph.D dan juga Bupati Kabupaten Pemalang yakni Anom Widiyantoro, S.E., M.M., berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan peserta Tabligh Akbar dari Ibu Ibu Aisyiyah sekaligus dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang, Ortom Muhammadiyah dan juga Fatayat NU.

Di antara rangkaian acara tersebut, penampilan Tari Saman dari santriwati Al Manaar Muhammadiyah Boarding School (AMBS) Pemalang menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian. Gerakan serempak nan dinamis para santriwati berhasil memukau para hadirin yang memadati Pendopo Kabupaten Pemalang.

Dengan formasi rapi dan tempo gerakan yang meningkat bertahap, para santriwati menampilkan kekompakan luar biasa. Tepukan, hentakan, serta syair religius yang menjadi ciri khas Tari Saman yang menghadirkan suasana spiritual, sekaligus menunjukkan potensi seni budaya yang hidup di lingkungan pesantren.

Penampilan ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bentuk kontribusi santriwati AMBS dalam meramaikan dakwah kultural yang digaungkan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pemalang. Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai medium, termasuk seni tradisi Nusantara yang sarat nilai kebersamaan dan disiplin.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pemalang dan Prof. Hj. Alimatul Qibtiyah, S.Ag., M.Si., M.A., Ph.D. turut mengapresiasi tinggi atas penampilan mereka dan dedikasi mereka dalam mengembangkan seni dan kebudayaan Indonesia.

Sementara itu, Prof. Alimatul Qibtiyah dalam ceramah utamanya menekankan pentingnya peran perempuan dalam dakwah dan pemberdayaan umat. Penampilan Tari Saman santriwati AMBS semakin menguatkan pesan tersebut bahwa para perempuan muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang kreatif, religius, dan berdaya.

Melalui kontribusi ini, AMBS Pemalang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi berprestasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkontribusi dalam seni, budaya, dan dakwah kemasyarakatan.


Author : AMBS Pemalang

Berita Lainnya